Di Antara Rasa dan Realita
Di Antara Rasa dan Realita oleh Xafscell — Seri: Bangkit dari Kekosongan “Ada jarak yang tak terlihat antara apa yang kita rasakan dan apa yang harus kita tunjukkan.” Terkadang, dunia meminta kita untuk kuat—bahkan saat hati sedang berantakan. Kita belajar tersenyum saat luka masih basah. Kita belajar berkata “baik-baik saja” saat isi kepala penuh jeritan sunyi. Di luar, hidup harus terus berjalan. Tapi di dalam, ada badai yang tak pernah selesai. Ketika Perasaan Tidak Punya Tempat Ada rasa yang ingin diakui—tapi tidak semua ruang aman untuk berkata jujur. Ketika kita menunjukkan lemah, orang bisa menjauh. Ketika kita terlalu jujur, dunia bisa menghakimi. Maka kita simpan semuanya. Kita tekan, kita bungkam. Sampai akhirnya, kita sendiri pun lupa bagaimana rasanya menjadi jujur kepada diri sendiri. Antara Menjalani dan Menyangkal Realita menuntut. Tagihan tetap datang. Pekerjaan tetap harus selesai. Keluarga tetap butuh peran kita. Tapi di balik itu semu...